RUKUN IMAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iman merupakan sendi utama bagi orang mengakui adanya tuhan di dunia ini. Sebab hanya imanlah yang dapat menjawab dan menjadi landasan utama bagi seseorang untuk mengakui akan keberadaan Tuhan.

Dengan keimanan yang ada pada hati seseorang, maka orang tersebut akan merasakan adanya energi atau kekuatan dari hati bahwasanya dunia ini beserta seluruh makhluk hidupnya memang benar-benar ada yang menciptakan.

Bukan hanya diciptakan saja melainkan pada saatnya nanti akan kembali lagi kehadirat-Nya. Jadi iman adalah harta paling mulia bagi orang yang ingin mendapatkan ridha dari Allah SWT. untuk dapat hidup mulia di sisi-Nya kelak.

Berbicara keimanan, dalam agama islam sebetulnya manusia telah dikenalkan akan kewajiban terhadap Tuhannya sejak manusia tersebut masih dalam kandungan. Bahkan setiap bayi yang baru lahir bayi tersebut dalam keadaan islam.

Adapun yang menjadikannya beragama lain selain agama islam adalah orang tuanya sendiri yang nantinya mengajarkan untuk menyembah dan beriman kepada selain Allah SWT. Jadi mengenai iman sebenarnya telah ada bekal iman pada hati setiap manusia yang lahir ke dunia ini.

kunjungi juga pembahasan iman di situs nyamankubro.com

PENGERTIAN IMAN

Setelah sedikit memberi keterangan di atas lalu iman sendiri sebenarnya apa? Imanilah percaya dengan sepenuh hati. Mengakui dengan hati, dan mengamalkan dengan perbuatan sebagai bentuk atau wujud dari iman itu sendiri.

Dalam sebuah hadits disebutkan apa itu yang disebut dengan iman. Rasulullah SAW. bersabda:

اَلإِيْمَانُ اَنْ تُؤْمِنُ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرَسُوْلِهِ وَالْيَوْمِ الْاَخِرِ وَتُؤْمِنُ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Al-iimaanu an tu’minu billahi wal malaaikatihi wakutubihi wa rusulihi wal yaumil aakhiri wa tu’minu bil kodari khoirihi wa syarrihi

“iman ialah, bahwa kamu harus beriman kepada Alloh, malaikat-malaikat Alloh, kitab-kitab Alloh, utusan-utusan Alloh, hari akhir dan iman kepada Qodar, baik berupa yang baik ataupun yang buruk.” (HR. Muslim).

Dari hadits di atas dapat kita pahami sedikit bahwa iman yaitu percaya dengan sepenuh hati akan adanya Allah, para malaikat, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, percaya kan adanya hari akhir dan percaya atau mengakui akan adanya ketetapan yang baik dan buruk.

RUKUN IMAN

Sebelum membaca lebih lanjut mengenai poin-poin rukun iman. Sebelumnya mari kita simak terlebih dahulu apa yang dinamakan dengan rukun. Rukun ialah suatu bagian atau sendi yang harus ada atau harus dilakukan bagi orang yang mengamalkan. untuk lebih jelasnya teman teman bisa baca rukun islam di nyamankubro.com

Sebagai contoh misalnya rukun shalat. Salah satu rukun shalat ialah membaca surat al-Fatihah. Seseorang dikatakan sah shalatnya apabila dalam melaksanakan shalat ia membaca surat al-Fatihah. Namun bila dalam shalat ia tidak membaca surat al-Fatihah maka shalatnya bisa dikatakan tidak sah.

Begitu pula dengan rukun iman. Bila seseorang mengaku beriman tetapi ia melewatkan salah satu poin atau rukun dari rukun iman yang ada maka iman seseorang tersebut masih ditanyakan atau belum sempurna.

Berikut ini rukun iman yang harus dipahami oleh para umat muslim. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah masuk usia baligh atau sudah harus menjalankan syariat-syariat agama islam. Rukun iman antara lain:

  1. Iman atau percaya kepada Alloh.
  2. Percaya kepada malaikat-malaikat Alloh.
  3. Percaya kitab-kitab Alloh.
  4. Percaya kepada rasul-rasul Alloh.
  5. Percaya kepada hari akhir (kiamat).
  6. Percaya kepada takdir (ketentuan) Alloh yang baik maupun yang buruk.

Sebagai contoh misalnya seseorang mengaku beriman kepada Allah akan tetapi ia tidak percaya bahwa Allah mengutus utusan yang bernama Rasulullah Muhammad SAW. maka iman orang tersebut belumlah sempurna.

Sehingga bila seseorang mengaku beriman kepada Allah maka ia harus pula mengakui dengan sepenuh hatinya seluruh rukun iman yang ada.

Demikian pembahasan yang kami sampaikan berkaitan dengan rukun iman.  apabila penjelasan ini kurang jelas teman teman bisa baca rukun islam di nyamankubro.com

Wallahu a’lamu bish shoab wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *